Obral!

Belajar Trading Saham Pemula

Rp350.000

Kategori:

# Langkah praktis memulai trading saham sebagai pemula,

  1. Mulai biasakan membaca chart

Setelah anda belajar tentang TA ataupun hal hal lainnya yang berkaitan dengan bursa, ada baiknya anda meluangkan waktu untuk melihat chart indeks dan saham-saham setiap harinya paling tidak 15-30 menit. Hal ini bertujuan untuk membiasakan anda dengan pembacaan chart dan dengan sendirinya akan terekam di alam bawah sadar anda.

  1. Mulailah trading dengan modal yang minimal.

Sebagai pemula/ new comer, disarankan untuk memulai trading dengan modal minimal  terlebih dahulu. Kenapa ? Tujuannya adalah bila anda salah langkah maka kerugiannya tidak terlalu besar. Nah disinilah psikologi anda akan mulai terlibat didalam pengambilan keputusan jual beli saham. Apapun yang terjadi, pastikan anda menarik sebuah pelajaran dari keputusan anda. Hal ini penting untuk membangun psikologi anda dalam keputusan trading selanjutnya.

  1. Belajar dan biasakan diri anda melakukan analisis.

Anda perlu memahami cara menganalisis saham untuk menentukan keputusan menjual ataupun membeli saham. Analisa membantu anda untuk tidak melakukan trading berdasarkan perasaan/ kira-kira dan tentunya juga akan membantu ‘menjaga’ emosionil / psikologi anda dalam mengambil dan menentukan sikap pengambilan keputusan trading. Dua macam cara analisa yang umum dilakukan, yaitu Technical Analysis dan Fundamental Analysis.

  1. Pilihlah saham saham yang berfundamental baik dan berlikuiditas tinggi.

Sebagai pemula anda disarankan untuk trading saham saham yang berlikuiditas tinggi dan biasanya dikenal dengan istilah blue chip stocks. Mengapa harus blue chip stocksBlue chip stocks merupakan penggerak market dimana  saat saham saham-saham blue chip mengalami koreksi yang tajam, biasanya market akan mengikutinya, (karena blue chip stocks merupakan salah satu roda penggerak market yang signifikan)   tetapi setelah situasi market secara overall membaik, saham-saham blue chip lah akan  bergerak naik lebih dulu dan bisa bisa lebih cepat dari saham saham lainnya. Di IHSG, saham saham yang baik dan berlikuiditas tinggi dikenal dengan istilah LQ 45.

  1. Share Your Risk.

Resiko akan selalu ada didalam trading saham. Untuk itu, anda harus membagi resiko dengan membeli beberapa jenis saham yang berbeda sektor. Disini yang penting adalah bagaimana mengelola resiko bukan membangun sebuah supermarket saham dengan membeli banyak saham untuk sebuah alasan diversifikasi ; dan lakukan review  setiap kali anda telah menutup sebuah posisi untuk perbaikan kedepannya.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Hanya pelanggan yang sudah login dan telah membeli produk ini yang dapat memberikan ulasan.